MADINAH, W+62.com–Setelah hampir enam jam dalam ketidakpastian, jemaah haji asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Kloter 17 KJT akhirnya mendapatkan kepastian dan kompensasi dari maskapai Saudi Airlines (SV) atas penundaan kepulangan mereka ke Indonesia.
Para jemaah sebelumnya harus menunggu di luar hotel sejak pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS) selama sekitar 3,5 jam, sebelum akhirnya dipindahkan ke dalam bus dan kembali menunggu hampir dua jam tanpa kejelasan tempat tujuan.
Penantian panjang ini sempat memicu kelelahan, terutama bagi para jemaah lanjut usia yang telah bersiap penuh untuk kembali ke Tanah Air.
Beruntung, maskapai akhirnya memberikan solusi. Para jemaah diarahkan menuju hotel transit sebagai bentuk kompensasi atas keterlambatan. Mereka juga menerima fasilitas makan malam dan sarapan pagi selama masa tunggu.
Pimpinan KBIHU Al-Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fuad Adnan, mengonfirmasi permasalahan terkatung-katungnya jemaah haji asal Sumedang, Kloter 17 KJT.
“Alhamdulillah, meski jadwal penerbangan tertunda dan membuat jemaah kelelahan, kami bersyukur pihak maskapai memberikan kompensasi berupa hotel transit, makan malam, dan sarapan. Ini cukup membantu dan memberi ruang istirahat bagi jemaah,” ujar KH. Asep Fuad.
Rencana awal kepulangan Kloter 17 KJT adalah Minggu, 29 Juni 2025, dengan jadwal kedatangan di Indonesia pada Senin, 30 Juni. Namun karena adanya penyesuaian operasional penerbangan, jadwal diubah menjadi Senin, 30 Juni 2025, dengan estimasi kedatangan di Tanah Air pada Selasa, 1 Juli 2025.
Setelah beristirahat di hotel transit, para jemaah akan melakukan proses check-out dan kembali menuju Bandara Internasional Madinah untuk memulai perjalanan pulang.
KH. Asep berharap tidak ada lagi kendala dalam proses kepulangan. “Semoga seluruh jemaah diberikan keselamatan dan kelancaran hingga tiba dengan selamat di kampung halaman masing-masing,” ujarnya.
Dengan adanya kompensasi ini, para jemaah setidaknya dapat kembali mengisi energi dan menutup rangkaian ibadah haji tahun 2025 dengan tenang dan penuh keikhlasan.***
