MINA, W+62.com- Kepadatan jemaah haji yang tiba di Mina sejak Kamis (5/6/2025) sore masih berlangsung hingga Jumat pagi ini (6/6/2025). Para jemaah haji itu tampak sibuk mencari tenda (maktab) masing-masing sesuai dengan nomor yang telah ditetapkan.
Namun seperti yang sudah seringkali terjadi, banyak dari mereka justru tersesat ke tenda lain karena kebingungan atau kurangnya informasi yang didapatkannya.
Sejumlah jemaah yang kebingungan itu, terlihat mondar-mandir membawa tas perlengkapan sambil mencari nomor tenda yang sesuai.
Beberapa di antaranya bahkan mengaku kesulitan menemukan tenda yang tepat karena hanya memiliki kartu nusuk atau kartu kesehatan, tanpa kartu maktab yang memuat informasi lokasi tenda.
Salah satu kasus yang mencuri perhatian adalah seorang jemaah lanjut usia bernama Amin Akenne asal Ternate. Ia tersasar ke maktab 45, padahal bukan lokasi tendanya.
Saat petugas mencoba menanyai Kakek Amin, Ia mengaku tidak memiliki kartu maktab. “Saya hanya pegang kartu nusuk dan kartu kesehatan, kartu maktab tidak ada,” ujarnya.
Tidak hanya jemaah tanpa kartu maktab, beberapa jemaah yang membawa kartu maktab pun masih tersasar ke lokasi yang salah.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya pendampingan dan informasi yang jelas bagi para jemaah, terutama yang lanjut usia atau yang memiliki keterbatasan dalam membaca informasi yang ada di kartu.
Petugas di lapangan terus berupaya membantu mengarahkan jemaah ke tenda masing-masing sesuai nomor maktab yang tertera.
“Diharapkan, koordinasi yang lebih intensif antara petugas dan jemaah dapat meminimalisir kesalahan penempatan dan membantu kelancaran proses ibadah di Mina,”pungkas Petugas haji.***
